Skip navigation


setelah beberapa waktu kita tak bertemu ,ada sedikit rasa kecewa karena seakan kau lupakanku..diri ini kehilanganmu namun diri ini tak berdaya . . . cinta yang dulu pernah bersemi untukmu dan entah mengapa aku memilihmu. . .tanyaku pada diriku sendiri ..kau banyak membimbingku …. arti dirimu dalam hidupku sangatlah berarti ,dirimu bagaikan sinar matahari yang akan selalu membimbingku tuk melihat cahaya Nya. mungkin aku terlalu berlebihan dalam mengartikan kehadirannya dalam hidupku namun memang begitulah adanya …

komunikasi kami terputus beberapa saat namun itu cukup membuatku sangat kehilangan akan kehadirannya,,padahal dia sering sekali berpesan “jangan terlalu memikirkan hal-hal yang ga’ perlu dipikirkan” aku tersenyum malu ketika dia berkata seperti itu serasa kena “SKAK MAT” hehe… dia memang selalu membuatku kehabisan kata…terkadang aku juga sangat heran terhadap diriku sendiri mengapa aku mendadak menjadi lebih bodoh dari biasanya ….hmmh mungkinkah ini yang dinamakan cinta,ah entahlah aku sendiri juga masih tidak mengerti dengan makna cinta yang sebenarnya kecuali cinta milikNya ….. aku rasa rasa cinta ke lawan jenis itu wajar asal bagaimana kita dalam menyikapinya saja cuma itu. dia banyak mengajarkanku tentang memahami hidup,memahami setiap insan dengan pandangan filsafat juga psikologis… terkadang retorika nya membuatku bosan,namun sebenarnya semua yang dikatakannya adalah benar terlanjur tersugesti bosan jadi kurang begitu menarik perhatianku seharusnya aku harus banyak berterima kasih kepada Allah karena telah mengenalkan dia didalam warna warni hidupku . ..lama kami saling mengenal satu sama lain,hingga muncul ikatan batin bila ada salah satu dari kita yang dalam masalah maka akan ada yang merasakannya walau berusaha untuk menyembunyikannya. ketika aku menumpahkan keluh kesahku padanya diam-diam  airmata ini menetes karna seolah tak mampu membendung kesedihanku namun dia tak pernah tau…karna dia hanya mendengar… ^_^

keegoisanku yang membuat diriku sendiri terluka  . . . karena aku dan dia hidup di tempat yang berbeda,sering sekali ku membuat dirinya terluka namun seolah dia tak pernah kehabisan kata untuk memaafkanku, terkadang aku sendiri bergumam “baik benar orang ini” …pernah diri ini bermimpi setinggi langit tuk gapai hidup bersama dengannya selamanya…namun seolah tak yakin dan tak percaya dengan apa yang berlaku didunia ini ….aku menjadi linglung….

bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: